2 tahun di Delman
4 min read

2 tahun di Delman

disclaimer: views are my own and do not reflect my employer or my ex

Time flies fast. Fucking fast. 30 Juni kemarin menulis 1 tahun di Delman dan sekarang angka tersebut ditambah satu!

Ada banyak perubahan yang terjadi baik dari awal gue masuk sampai ke 1 tahun bekerja di perusahaan ini, sampai sekarang—atau tepatnya di 25 Juni kemarin—yang mana adalah tahun kedua gue. Jika di tahun pertama kebanyakan gue membahas tentang alasan gue memulai, di tahun ini gue rasa adalah tentang alasan gue bertahan.

Let's start from the working culture.

Working culture

Sejak awal negosiasi untuk bisa bekerja remote dari Bandung, sampai hari ini gue masih bekerja remote, sekalipun sudah tidak lagi di Bandung. Dan seperti tempat kerja kebanyakan, beberapa sudah menerapkan untuk WFO yet gue rasa klo di tempat gue sekarang belum ada rencana untuk itu (jika melihat di job posting—we're still hiring by the way).

Jam kerja masih fleksibel (and always been, I guess?) dan work-life balance masih dipertahankan. Gue bener-bener baru mengetahui bagaimana nikmatnya jam kerja yang fleksibel ketika sudah tidak sefleksibel dulu. Menikmati bagaimana rasanya kalender seringkali kosong, membuka Google Meet paling hanya 2 kali seminggu, dan, ehm, kesempatan untuk bangun siang dan bekerja selama 8 jam, meskipun tidak jauh berbeda dengan bangun pagi dan bekerja selama 8 jam. But still.

Selain itu gue menjadi lebih banyak berbaur dengan tim dan divisi lain, which is very interesting. And sometimes with C-level though still not used to this kind of situation yet. Anyway, dari segi pengembangan diri juga cukup oke. Beberapa teman mendapatkan promosi, gue minta X untuk Y (i.e: kepentingan R&D) juga oke-oke aja selagi reasonable (most likely), dan pengajuan cuti pretty straightforward dan kagak berbelit-belit.

Kultur bekerja hampir tidak ada yang berubah sejak awal gue masuk, kecuali terdapat beberapa perubahan yang mengarah ke arah yang positif gue rasa. Satu hal yang gue rasa berbeda adalah, we're busier than ever.

And I guess that's good news, no?

Current work

Sekitar 7 tahun gue berkarir sebagai Software Engineer spesialisasi di Frontend. Di tahun kemarin gue ada rencana untuk pindah jalur, dan di tahun ini—setelah berbagai pertimbangan—akhirnya gue sudah mantap dan eventually terealisasi!

Menurut gue pribadi 7 tahun bukanlah waktu yang singkat. Cukup banyak perkembangan yang gue pelajari dan rasakan di dunia Frontend. Pasar frontend masih menjanjikan dan supply-demand nya gue rasa masih cukup menjanjikan. Tapi sayangnya gue merasa sudah tidak melihat diri gue di masa depan lagi khususnya di bidang ini, dan I guess sudah waktunya untuk try something new.

Sejak dulu gue sangat antusias dengan komputer, dengan jaringan, dengan bagaimana keduanya dapat bekerja sesuai fungsinya. Gue mendapat kesempatan untuk membantu mengatur beberapa infrastruktur nya Delman, karena itu adalah hobi gue dan gue dipercayai memiliki kapabilitas untuk melakukannya. Sempat diberikan tawaran untuk mengurus infrastruktur Delman secara keseluruhan, tapi dulu gue tunda karena merasa infrastrukturnya belum sekompleks itu.

Waktu berlalu dan infrastruktur semakin kompleks yang berbarengan dengan semakin beragamnya kebutuhan, yang kebanyakan datang dari faktor eksternal. Gue menawarkan diri untuk menjadi seorang DevOps Engineer dengan membuat proposal dan menjelaskan motivasi; tujuan, tanggung jawab dsb di posisi tersebut, and eventually I'm here. Karena kebetulan sebelumnya juga gue ditawari posisi Senior Software Engineer untuk Frontend, ketika berpindah haluan pun gue menjadi Senior DevOps Engineer, yang tentunya dengan banyak pertimbangan khususnya terhadap kapabilitas, kontribusi, dan performa gue.

What's next?

Semakin dalam gue menekuni industri data, semakin banyak pula tantangan yang belum pernah gue ketahui dan alami, baik secara teori maupun secara teknis. Gue mendengar istilah baru dari Data Warehouse sampai Data Lake sampai gabungan antara/dari keduanya. Juga, berurusan dengan data diberbagai skala membuat tantangan baru untuk gue agar dapat merancang infrastruktur yang dapat diandalkan baik dari sisi performa sampai ke keamanan.

Dari segi bisnis pun cukup menantang. Memberikan harga bukan lagi tentang paket Pro sekian paket Enterprise sekian. Di lingkungan cloud yang relatif fleksibel ini membuat komputasi menjadi lebih murah dan mudah dari sebelumnya, sehingga dapat lebih mudah dan lebih banyak dalam menjangkau pengguna di berbagai skala dan kebutuhan, secara fair.

Salah satu tantangannya tentu saja dalam menetapkan margin mengingat konsep keuntungan/kerugian selalu tentang pemasukan dan pengeluaran.

Dan tahun ini sepertinya akan cukup menantang dan menggairahkan.

Also, sepertinya gak perlu capek-capek membuat resume baru mengingat gue gak pernah menyimpan CV gue hahaha.

Penutup

As one of person in charge, tentu tanggung jawab gue akan lebih banyak dari biasanya, khususnya di ranah infrastruktur dan umumnya di ranah manajemen.

Gue masih menulis kode di pekerjaan, 80% Terraform dan 10% kode YAML hahaha. 10% nya adalah kombinasi menulis kode Python ataupun JavaScript ataupun Dockerfile ataupun Shell Script ataupun... ok stop. Di ranah manajemen gue rasa gue perlu merancang KPI yang reasonable dan objektif, merancang strategi untuk bisa mendapat throughput yang maksimal baik di development maupun operations, etc, etc.

Diluar pekerjaan, sejauh ini belum menyentuh bahasa pemrograman lagi. Semoga pengetahuan JavaScript gue tidak cepat kadaluarsa hahaha. Bahasa pemrograman selain JavaScript yang sepertinya akan banyak gue tulis adalah Go dan Rust (hello darkness my old friend!) meskipun tidak akan di dekat-dekat ini.

Dan gue rasa di tahun ini justru akan banyak melakukan R&D sambil memelihara dan memastikan infrastruktur yang ada stabil, performant dan scalable. Mungkin dari cara mengelola & mengolah data at scale, tentang DevSecOps, tentang multi-cloud, tentang menjembatani development dan operations, dan berbagai hal lain yang belum gue ketahui dan alami! Very excited!

Sebelumnya gue cukup khawatir dengan perpindahan karir yang gue ambil, tapi jika melihat kebutuhan akan posisi ini di tempat kerja gue sekarang (dan di tempat lain juga hehe) serta keterlibatan gue ketika masa transisi ini dalam pekerjaan gue, sepertinya gue sudah cukup mantap dan menjadikan ini sebagai keputusan terbaik gue di masa depan gue nanti!

https://www.linkedin.com/in/faultables

Dan seperti biasa, ada banyak yang tidak gue ceritakan disini terkait bekerja di Delman, karena tulisan ini hanyalah introduksi terkait gambaran bekerja di Delman dan jika ingin mengetahui gambaran lengkapnya: send your best cover letter & resume and see you on board!